عَنْ عُمَارَةَ بْنِ خُزَيْمَةَ أَنَّ عَمَّهُ حَدَّثَهُ وَهُوَ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ
النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ابْتَاعَ فَرَسًا مِنْ
أَعْرَابِيٍّ فَاسْتَتْبَعَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ لِيَقْضِيَهُ ثَمَنَ فَرَسِهِ فَأَسْرَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى
اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَشْيَ وَأَبْطَأَ الْأَعْرَابِيُّ
فَطَفِقَ رِجَالٌ يَعْتَرِضُونَ الْأَعْرَابِيَّ فَيُسَاوِمُونَهُ
بِالْفَرَسِ وَلَا يَشْعُرُونَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ ابْتَاعَهُ فَنَادَى الْأَعْرَابِيُّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى
اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنْ كُنْتَ مُبْتَاعًا هَذَا
الْفَرَسِ وَإِلَّا بِعْتُهُ فَقَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ حِينَ سَمِعَ نِدَاءَ الْأَعْرَابِيِّ فَقَالَ أَوْ لَيْسَ قَدْ
ابْتَعْتُهُ مِنْكَ فَقَالَ الْأَعْرَابِيُّ لَا وَاللَّهِ مَا بِعْتُكَهُ
فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَلَى قَدْ
ابْتَعْتُهُ مِنْكَ فَطَفِقَ الْأَعْرَابِيُّ يَقُولُ هَلُمَّ شَهِيدًا
فَقَالَ خُزَيْمَةُ بْنُ ثَابِتٍ أَنَا أَشْهَدُ أَنَّكَ قَدْ بَايَعْتَهُ
فَأَقْبَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى خُزَيْمَةَ
فَقَالَ بِمَ تَشْهَدُ فَقَالَ بِتَصْدِيقِكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ
فَجَعَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَهَادَةَ
خُزَيْمَةَ بِشَهَادَةِ رَجُلَيْنِ
3607.
Dari Umarah bin Khuzaimah, dia berkata: Pamannya telah memberitahunya
—pamanya ini termasuk sahabat Nabi— bahwa Rasulullah SAW telah membeli
seekor kuda dari seorang Badui, kemudian Rasulullah SAW menyuruhnya
mengikuti di belakang untuk mengambil uang dan membayarkan harga yang
telah mereka sepakati dari kuda tersebut. Rasulullah SAW berjalan agak
cepat dan terburu-buru, sedangkan si Badui sengaja memperlambat
langkahnya. Ditengah perjalanan, tiba-tiba seseorang bertepuk tangan
(tanda untuk memanggil seseorang) sambil menghadang si Baduwi. Orang
tersebut bermaksud membeli kuda si Badui, maka dia menawar kuda
tersebut, sementara orang tersebut tidak tahu (merasa) bahwa Rasulullah
telah membelinya.
Si
Badui itupun memanggil Rasulullah dan berkata, "Kamu jadi membeli kuda
ini apa tidak? Kalau tidak aku akan menjualnya kepada orang ini"
Rasulullah SAW terpaksa berdiri dan menghampiri si Badui, lalu berkata, "Bukankah aku telah membelinya darimu?" Si Badui berkata, "Demi Allah, aku belum menjualnya kepadamu!" Rasulullah SAW pun bersabda, 'Ya, (demi Allah) aku telah membelinya darimuT' Si
Badui lalu bertepuk tangan (agak menantang) dan berkata, "(Kalau
begitu) mana saksinya?" Khuzaimah bin Tsabit lalu bersedia memberikan
kesaksiannya, dia berkata, "Aku bersaksi bahwa kamu telah menjualnya
kepada Rasulullah."
Rasulullah kemudian menghampiri Khuzaimah dan bertanya, "Dengan apa kamu bersaksi?" Khuzaimah
menjawab, "Dengan kejujuranmu wahai Rasulullah!" mulai saat itu
Rasulullah SAW menetapkan status persaksian Khuzaimah yang sebanding
dengan persaksian dua orang lelaki. (Shahih: An-Nasa'i) 4647
Tidak ada komentar:
Posting Komentar