عَنْ عَلِيٍّ عَلَيْهِ السَّلَام قَالَ بَعَثَنِي
رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى الْيَمَنِ
قَاضِيًا فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ تُرْسِلُنِي وَأَنَا حَدِيثُ
السِّنِّ وَلَا عِلْمَ لِي بِالْقَضَاءِ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ سَيَهْدِي
قَلْبَكَ وَيُثَبِّتُ لِسَانَكَ فَإِذَا جَلَسَ بَيْنَ يَدَيْكَ
الْخَصْمَانِ فَلَا تَقْضِيَنَّ حَتَّى تَسْمَعَ مِنْ الْآخَرِ كَمَا
سَمِعْتَ مِنْ الْأَوَّلِ فَإِنَّهُ أَحْرَى أَنْ يَتَبَيَّنَ لَكَ
الْقَضَاءُ قَالَ فَمَا زِلْتُ قَاضِيًا أَوْ مَا شَكَكْتُ فِي قَضَاءٍ
بَعْدُ
3582.
Dari Ali, ia berkata: Rasulullah SAW mengutusku ke Yaman sebagai hakim,
lalu aku berkata kepada beliau SAW, "Wahai Rasulullah, engkau
mengutusku padahal aku masih muda dan tidak punya ilmu tentang
peradilan?" Rasulullah SAW lalu bersabda, "Sesungguhnya Allah akan
memberi petunjuk pada hatimu dan menguatkan lisanmu. Apabila di depanmu
duduk dua orang yang bersengketa, maka jangan memberi keputusan sebelum
mendengar penjelasan dari pihak kedua sebagaimana kamu mendengar
penjelasan dari pihak pertam'. Hal itu agar keputusan hukum menjadi
lebih jelas bagimu." Aku kemudian terus menjadi hakim —atau: setelah itu aku tidak ragu dalam hal peradilan." (Hasan: At-Tirmidzi) (nomor 1354)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar